CLOSE ADS
CLOSE ADS

Petikan menarik Drama Julius Caesar karya Shakespeare Babak 2 Adegan 3

DI hadapan rakyat yang marah dan tak lagi sabar tak ada penyair yang baik. Rakyat yang marah mudah saja mencari alasan untuk mengancam bunuh penyair.

Misalnya, puisinya buruk, meskipun mereka tak pernah membacanya. Hal itu tergambar dalam petikan drama Julius Caesar karya Shakespeare Babak 2 Adegan 3 ini:


Drama Julius Caesar
Babak 2 Adegan 3

Sebuah jalan.
Masuk penyair Cinna.

CINNA

Malam tadi aku mimpi berpesta dengan Caesar, dan pikiranku berat karena kemalangan yang merusuhkan. Aku tak ingin keluar rumah, tapi sesuatu mendorong aku untuk berbuat begitu.

(Masuk RAKYAT)

RAKYAT I

Namamu siapa?

RAKYAT II

Kau mau ke mana?

RAKYAT III

Rumahmu di mana?

RAKYAT IV

Kau sudah menikah atau masih bujangan?

RAKYAT II

Jawab setiap pertanyaan dengan segera.

RAKYAT I

Ya, dan dengan singkat.

RAKYAT V

Dan benar.

RAKYAT III

Sebaiknya kau jujur saja.

CINNA

Siapa namaku? Ke mana aku pergi? Di mana aku tinggal? Apakah aku beristri atau bujangan? Untuk menjawab setiap pertanyaan dengan singkat dan langsung, benar dan bijaksana, dengan bijaksanamu kukatakan aku masih bujangan.

RAKYAT II

Itu sama saja kau mengatakan, semua orang beristri adalah orang bodoh. Aku khawatir, kau harus kutampar karena itu. Terus, langsung.

CINNA

Secara langsung, aku mau ke penguburan Caesar.

RAKYAT I

Sebagai kawan atau lawan?

CINNA

Kawan.

RAKYAT II

Soal itu sudah terjawab langsung.

RAKYAT IV

Sekarang rumahmu, singkat saja.

CINNA

Secara singkat, rumahku di depan Kapitol.

RAKYAT I

Namamu, dengan jujur.

CINNA

Dengan jujur, namaku Cinna.

RAKYAT I

Robek dia. Dia pengkhianat.

CINNA

Aku Cinna penyair, aku Cinna penyair.

RAKYAT IV

Robek dia karena sajak-sajaknya buruk, robek dia karena sajak-sajaknya buruk.

CINNA

Aku bukan Cinna pengkhianat.

RAKYAT IV

Tidak peduli, pokoknya namanya Cinna. Renggutkan namanya dari hatinya, lalu biarkan pergi.

RAKYAT III

Robek dia, robek dia! Ayo, bakar! Ho, bakar! Ke rumah Brutus, ke rumah Cassius! Bakar semua! Sebagian ke rumah Decius, sebagian ke rumah Casca, sebagia ke rumah Ligarus. Jalan!

(Pergi semua)


Drama Julius Caesar salah satu karya Shakespeare yang amat terkenal ini terdiri dari 5 babak.

Dipetik dari buku drama Julius Caesar, karya Shakespeare; Pustaka Jaya, 1972. Diterjemahkan oleh Asrul Sani.

Image by Stalin Choudhuri from Pixabay

1 thought on “Petikan menarik Drama Julius Caesar karya Shakespeare Babak 2 Adegan 3

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Share via
Copy link
Powered by Social Snap