CLOSE ADS
CLOSE ADS

Bohong, Undang-undang Antikebohongan, dan Presiden

SEBUAH buku terjemahan terbit di Rusia. Judulnya “Mati Ketawa Cara Insodenia”. Salah satu babnya berisi lelucon tentang bohong.

Konon buku itu laris sekali. Salah satu leluconnya begini: Alih-alih merevisi Undang-undang Antikebohongan yang sejak diberlakukan penuh kontroversi itu, pemerintah dan DPR Republik Insodenia akhirnya justru bersepakat menghapuskannya.

Keputusan itu disampaikan dalam jumpa pers di Istana. UU itu mengatur soal dusta pejabat publik, kapan pejabat boleh dan tak boleh berdusta, dan sampai di mana batas dusta yang diperbolehkan.

“Kalau aparat penegak hukum benar-benar bekerja dengan UU itu maka harusnya selama ini semua pejabat harus masuk penjara. Tiap hari mereka harus ngibul melebihi yang diatur konstitusi. Demi kebenaran, semua pejabat mau tak mau harus berdusta, kecuali presiden,” kata Menkohukampol, yang kerap jadi juru bicara pemerintah.

Para wartawan tahu, sang Menko itu sedang berdusta.

Cekidooot!

Photo by Taras Chernus on Unsplash

2 thoughts on “Bohong, Undang-undang Antikebohongan, dan Presiden

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Share via
Copy link
Powered by Social Snap