CLOSE ADS
CLOSE ADS

Apa Benar Etos Kerja itu Hanya Bermakna Positif? Yuk Cari Tahu Sisi Negatif 10 Etos Kerja ini!

DIBALIK POSITIFNYA ETOS KERJA UNTUK MEMOTIVASI KARYAWAN TERNYATA ADA MAKNA TERSEMBUNYI YANG PATUT DIWASPADAI OLEH KARYAWAN.

Sebuah perusahaan tentu saja akan menerapkan aturan dan budaya kerja untuk meningkatkan produktivitas karyawannya. Salah satu dari cara untuk memperkenalkan aturan itu, adalah dengan merumuskan etos kerja. Biasanya, etos kerja dirumuskan dalam kata-kata singkat, padat, jelas. Fungsinya agar karyawan mudah mengingat dan menjadikannya sebagai perilaku sehari-hari.

Berikut ini beberapa semboyan di tempat kerja, yang sepertinya sangat positif. Namun, dibalik itu tentu ada rahasia yang tersembunyi. Apakah itu? Let’s cekidoot!

  • Lakukan Riset!

Tahukah anda jika riset adalah upaya legal mencuri pengalaman orang lain? Maksudnya, banyak-banyaklah mencuri dari pengalaman orang lain tanpa perlu mengalami sendiri kejadian yang tentu akan merugikan bagi perusahaan. Dengan riset, pekerjaanmu sebenarnya tidak jadi lebih mudah. Malah bertambah. Belum lagi riset memerlukan lebih banyak waktu daripada untuk mengeksekusi pekerjaan itu.

  • Cintailah Pekerjaanmu!

Seorang profesional di bidang pekerjaan itu dikatakan karena begitu mencintai pekerjaannya tersebut. Karena cintanya, maka seluruh daya pikiran dan perbuatan dicurahkan untuk pekerjaannya. Tetapi, orang yang sedang jatuh cinta, biasanya, selalu ceria. Sedangkan dalam bekerja, Anda dituntut serius. Jadi, pekerjaan dan mencintai pekerjaan akan membuat Anda cenderung kehilangan keceriaan.

  • Time Management

Aturlah waktu bekerja agar tidak ada yang tertunda. Demikian biasanya diumumkan. Terutama untuk menghindari lembur sampai malam bahkan pagi. Namun, jika karyawan diperbolehkan mengatur waktu bekerja, mengapa perusahaan menerapkan jam kerja? Bahkan jika karyawan minta jam kerja khusus demi pekerjaan, pasti dianggap membangkang.

  • Never Underestimate Yourself

Agar kepercayaan diri dari karyawan mengingkat yang berdampak pada peningkatan kinerja, perusahaan selalu mendengungkan etos kerja bahwa Anda jangan pernah berpikir tidak mampu melakukan pekerjaan yang dibebankan pada Anda! Nyatanya, sering sekali terjadi kasus pemberian surat peringatan bahkan pemecatan seorang karyawan karena dianggap tidak mampu bekerja oleh atasannya. Dengan begitu, di dunia kerja, kepercayaan diri akan selalu berkonfrontasi dengan penilaian dari atasan.

  • Mampu Bekerja di Bawah Tekanan

Dalam kualifikasi calon karyawan, perusahaan selalu mensyaratkan dia harus mampu bekerja di bawah tekanan. Hal ini 100% akan membuktikan bahwa perusahaan dan pekerjaan adalah hal yang membuat seorang karyawan merasa tertekan. Bahkan sangat tertekan.

  • Team Work! Team Work!

Bekerjalah dalam tim, jangan pernah dikerjakan sendiri. Tujuannya, agar pekerjaan bisa dilakukan lebih efektif dan efisien waktu dan biayanya. Namun ini mengandung arti juga bahwa seorang karyawan harus siap ditunjuk untuk bertanggungjawab jika ada kesalahan dalam pekerjaan yang dilakukan secara bersama-sama. Hal ini karena ada aturan lain yang tidak tertulis tetapi selalu berlaku; pertama, atasan tidak pernah bersalah, jika atasan bersalah lihat aturan pertama.

  • Pikirkan yang Positif seperti Karir!

Berpikirlah tentang jenjang karir sebagai motivasi dalam bekerja. Jika yang berkata itu atasanmu, pikir-pikir lagi untuk meniti karir di tempat itu. Karena tidak mungkin Anda menduduki posisinya selama dia masih ada. Pikirkan juga kedudukan yang lebih tinggi di kantor lain, tentu dengan penghasilan yang lebih tinggi dari saat ini. Mungkin juga kantor yang lebih mentereng dari yang sekarang.

  • Hadapi Masalah Dengan Senyuman

Biasanya, yang tersenyum ketika ada masalah dalam pekerjaan sudah punya pihak yang akan ditunjuk sebagai pihak yang bertanggungjawab dalam masalah itu. Berhati-hatilah kepadanya.

  • Tak ada Kata Terlambat

Salah satu saran motivasi yang lembut saat kita melakukan kesalahan kecil adalah perkataan “tidak pernah ada kata terlambat belajar.” Tujuannya jelas, kita boleh menjadikan kesalahan itu sebagai pelajaran agar dalam mengerjakan pekerjaan selanjutnya, kesalahan seperti itu tidak akan terjadi lagi. Namun bisa juga berarti lain bahwa yang berkata seperti itu pada Anda di kantor menganggapmu lambat dalam beradaptasi dan berprogres dalam pekerjaanmu. Segeralah berpikir untuk pindah!

  • Bantu Pikirkan Solusinya

Jika terjadi masalah, atasan yang kurang cakap biasanya akan meminta usulan pada tim untuk bantu mencari solusi dari masalah itu. Namun, ingatlah bahwa Anda dipekerjakan sesuai dengan tanggungjawab pekerjaan itu. Sekadar tahu masalah dan solusinya boleh. Namun, jangan sampai melampaui wewenang orang lain. Jika Anda melakukannya, bisa dipastikan Anda akan langsung punya musuh di kantor.

Tulisan ini bukan bermaksud menakut-nakuti Anda yang masih menjadi karyawan. Anggap saja ini semua motivasi agar Anda segera beralih jadi pengusaha. Bukankah lebih baik begitu? Amiiin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Share via
Copy link
Powered by Social Snap